Sabtu, 29 Desember 2018

LATIHAN DAN PENGEMBANGAN


Nama   :  Rizky Hermawan
NPM   :  27215731
Kelas   :  4EB18
Kelompok  :  5

KELOMPOK  2  :  LATIHAN DAN PENGEMBANGAN SDM

Pelatihan kerja adalah keseluruhan kegiatan untuk memberi, memperoleh, meningktakan, serta mengembangkan kompetensi kerja, produktivitas, disiplin, sikap, dan etos kerja pada tingkat keterampilan dan keahlian tertentu sesuai dengan jenjang dan kualifikasi jabatan dan pekerjaan. Sedangkan Pengembangan (development) diartikan sebagai penyiapan individu untuk memikul tanggung jawab yang berbeda atau yang lebih tinggi dalam perusahaan, organisasi, lembaga atau instansi pendidikan.
Tujuan perusahaan dalam memberikan pelatihan agar karyawan dapat :
·                Menambah pengetahuan baru
·                Mengasah kemampuan karyawan
·                Meningkatkaan keterampilan
·                Meningkatkan rasa tanggung jawab
·                Meningkatkan ketaatan
Kapan pelatihan diperlukan?
Waktu yang dibutuhkan untuk melatih seseorang menjadi pertimbangan apakah 1 minggu atau 1 bulan atau 3 bulan atau 6 bulan. Waktu yang dimaksud adalah lama tidaknya seseorang untuk mengikuti pelatihan. Kemudian waktu pelatihan juga berkaitan dengan kapan pelatihan dimulai dan selesai serta dimana pelatihan dilakukan.
Jenis Program Pelatihan dan Pengembangan :
·                Pelatihan Keahlian (Skills Training)
·                Pelatihan Ulang (Retraining)
·                Pelatihan Lintas Fungsional (Cros Fungtional Training)
·                Pelatihan Tim
·                Pelatihan Kreatifitas
Orientasi adalah upaya pelatihan dan pengembangan awal bagi para karyawan baru yang member mereka informasi mengenai perusahaan, jabatan, dan kelompok kerja. Orientasi terdiri dari 2 jenis, yaitu :
·                Induksi yaitu tahap awal dalam karyawan baru. Mempelajari apa yang akan dilakukan, peraturan-peraturan dan sebagainya
·                Sosialisasi yaitu proses yang berjangka lebih panjang dimana karyawan baru mempelajari norma-norma, sistem nilai dan kelompok
Pelatihan Formal dan Non-Formal
Pelatihan formal adalah pelatihan yang dilaksanakan secara formal (resmi) oleh organisasi atau perusahaan untuk para karyawan. Materi pelatihan itu benar-benar berkaitan dengan pekerjaan sehingga dapat meningkatkan kemampuan pelaksanaan pekerjaan sehari-hari karyawan. Metode pelatihan formal :
a. Belajar mandiri
b. Metode belajar dikelas/ceramah
c. Pelatihan ditempat kerja
d. Unjuk kerja
e. Simulasi
f. Sistem magang
g. Pelatihan vestibule
h. Bermain peran
i. Telaah kasus
Pelatihan non-formal adalah pelatihan yang diadakan untuk melengkapi pelatihan formal. Pelatihan formal tidak selalu dapat dilakukan, karna ia memerlukan biaya yang besar, waktu yang lama, dan tenaga kerja yang harus dibayar mahal dan sebagainya. Salah satu jenis pelatihan non-formal disebut Built In Training (BIT) atau pelatihan melekat merupakan pelatihan yang berkesinambungan dan melekat dengan tugas setiap atasan, untuk  meningkatkan kemampuan karyawan dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan standar uraian pekerjaan yang sudah ditetapkan sebelumnya.
Pentingnya Pengembangan SDM melalui Diklat, melalui Penugasan, melalui Mutasi/Promosi, melalui GKM (Gugus Kendali Mutu), Melalui Waskat.

1 komentar: