Nama :
Rizky Hermawan
NPM :
27215731
Kelas :
4EB18
Kelompok : 5
KELOMPOK 2
: LATIHAN DAN PENGEMBANGAN SDM
Pelatihan
kerja adalah keseluruhan kegiatan untuk memberi, memperoleh, meningktakan,
serta mengembangkan
kompetensi kerja, produktivitas, disiplin, sikap, dan etos kerja pada tingkat
keterampilan dan keahlian tertentu sesuai dengan jenjang dan kualifikasi
jabatan dan pekerjaan. Sedangkan Pengembangan (development) diartikan
sebagai penyiapan individu untuk memikul tanggung jawab yang berbeda atau yang
lebih tinggi dalam perusahaan, organisasi, lembaga atau instansi pendidikan.
Tujuan perusahaan dalam memberikan pelatihan agar karyawan dapat
:
·
Menambah pengetahuan baru
·
Mengasah kemampuan karyawan
·
Meningkatkaan keterampilan
·
Meningkatkan rasa tanggung jawab
·
Meningkatkan ketaatan
Kapan pelatihan diperlukan?
Waktu yang dibutuhkan
untuk melatih seseorang menjadi pertimbangan apakah 1 minggu atau 1 bulan atau
3 bulan atau 6 bulan. Waktu yang dimaksud adalah lama tidaknya seseorang untuk
mengikuti pelatihan. Kemudian waktu pelatihan juga berkaitan dengan kapan
pelatihan dimulai dan selesai serta dimana pelatihan dilakukan.
Jenis Program Pelatihan dan Pengembangan :
·
Pelatihan Keahlian (Skills Training)
·
Pelatihan Ulang (Retraining)
·
Pelatihan Lintas Fungsional (Cros Fungtional Training)
·
Pelatihan Tim
·
Pelatihan Kreatifitas
Orientasi adalah upaya
pelatihan dan pengembangan awal bagi para karyawan baru yang member mereka
informasi mengenai perusahaan, jabatan, dan kelompok kerja. Orientasi
terdiri dari 2 jenis, yaitu :
·
Induksi yaitu tahap awal dalam karyawan
baru. Mempelajari apa yang akan dilakukan, peraturan-peraturan dan sebagainya
·
Sosialisasi yaitu proses yang berjangka
lebih panjang dimana karyawan baru mempelajari norma-norma, sistem nilai dan kelompok
Pelatihan Formal dan Non-Formal
Pelatihan formal adalah pelatihan yang dilaksanakan secara formal (resmi)
oleh organisasi atau perusahaan untuk para karyawan. Materi pelatihan itu
benar-benar berkaitan dengan pekerjaan sehingga dapat meningkatkan kemampuan
pelaksanaan pekerjaan sehari-hari karyawan. Metode pelatihan formal :
a. Belajar mandiri
b. Metode belajar
dikelas/ceramah
c. Pelatihan ditempat
kerja
d. Unjuk kerja
e. Simulasi
f. Sistem magang
g. Pelatihan vestibule
h. Bermain peran
i. Telaah kasus
Pelatihan non-formal
adalah pelatihan yang diadakan untuk melengkapi pelatihan formal. Pelatihan
formal tidak selalu dapat dilakukan, karna ia memerlukan biaya yang besar,
waktu yang lama, dan tenaga kerja yang harus dibayar mahal dan sebagainya. Salah
satu jenis pelatihan non-formal disebut Built
In Training (BIT) atau pelatihan melekat merupakan pelatihan yang
berkesinambungan dan melekat dengan tugas setiap atasan,
untuk meningkatkan kemampuan karyawan dalam melaksanakan tugasnya
sesuai dengan standar uraian pekerjaan yang sudah ditetapkan sebelumnya.
Pentingnya Pengembangan SDM melalui Diklat, melalui Penugasan, melalui
Mutasi/Promosi, melalui GKM (Gugus Kendali Mutu), Melalui Waskat.
"Thank you for nice information
BalasHapusPlease visit our website unimuda and uhamka"